RAHASIA SUKSES BUDIDAYA UMBI PORANG OLEH PENERIMA PEMBIAYAAN iGrow

Memilih budidaya Porang yang memiliki nama latin Amorphophallus muelleri Blume tentunya dilakukan dengan melihat potensi kebutuhan akan porang yang masih tinggi di Indonesia maupun di luar negeri. Saat ini porang sendiri cukup diminati oleh negara-negara seperti: Jepang, Vietnam, Thailand, China dan negara-negara di Eropa .

Dikutip dari kumparan.com menjelaskan pada semester pertama tahun 2021 ini ekspor porang sudah mencapai 14,8 ribu ton di mana jumlah ini melampau ekspor semester pertama tahun 2019 sejumlah 5,7 ribu ton. Hal ini menegaskan bahwa budidaya porang memiliki potensi yang sangat besar tentunya dari segi bisnis.

Inilah yang dilihat oleh PT. Paidi Indo Porang yang merupakan mitra iGrow dalam budidaya porang. PT. Paidi Indo Porang saat ini telah memiliki 40 orang staf pekerja dengan lahan yang dimiliki kurang lebih 36 hektar dan ada 300 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.  Apa rahasia dari kesuksesan PT. Paidi Indo Porang dalam budidaya porang ini? Nah berikut penjelasannya.

Rahasia Sukses Budidaya Porang PT. Paidi Indo Porang

  1. Pemilihan Tekstur Tanah

Porang merupakan tumbuhan yang ramah lingkungan artinya porang dapat tumbuh diberbagai jenis tanah. Hanya saja yang perlu dipertimbangkan adalah kontur tanahnya saja yang akan mempengaruhi volume panen porang. Jika kontur tanah yang digunakan miring maka, volume panen akan lebih kecil  dibandingkan dengan volume panen di kontur tanah yang datar.

  • Proses Pemilihan Bibit

Budidaya porang terdapat 2 jenis bibit yaitu bibit katak dan bibit umbi. Pemilihan bibit yang bagus itu ketika sudah lewat masa dormansi ( suatu keadaan tumbuhan berhenti tumbuh) di mana batang sudah mengering asli dan bibitnya akan jatuh dengan sendirinya. Sementara itu, bibit yang kualitasnya kurang baik adalah bibit potesan di mana bibitnya di potong lalu dijemur sampai keluar katak atau dapat dikatakan belum masa dorman.

  • Proses Penanaman Bibit

Pada saat penanaman bagian tunas diletakkan menghadap ke atas. Selain itu, bibit porang juga lebih baik ditutup oleh tanah dengan ketebalan 3-4 cm.  Pemilihan waktu yang tepat untuk menanam bibit porang yaitu ketika musim hujan sekitar bulan September. Jadi, selama musim hujan tersebut porang sudah dalam masa tanam.

  • Proses Perawatan Porang

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari budidaya porang dibutuhkan pemeliharaan yang baik mulai dari: membersihkan gulma yang dapat mengganggu tumbuhnya porang, waktu pemupukan yang dilakukan saat pertama kali porang ditanam dan selanjutnya dilakukan di awal musim hujan selama satu tahun sekali.

  • Masa Panen Porang

Pada penggunaan bibit katak, perlu waktu minimal 2 musim yang artinya  dua kali musim hujan baru kemudian porang dapat dipanen. Semakin lama maka semakin besar hasil porang yang dapat dipanen. Misalnya dalam 2 musim porang dipanen bisa mencapai 2 kg/ batang. Apabila dipanen di musim ke 3 maka kurang lebih bisa mencapai 10 kg/ batangnya.

Porang sendiri dapat dipanen lebih dari satu kali dikarenakan dalam satu butir bisa tumbuh 2-3 batang di mana masing-masing batang dapat mengeluarkan katak. Katak itu kemudian yang dapat dijadikan bibit untuk regenerasi sehingga dapat ditanam di tahun berikutnya dan dipanen Kembali.

Jadi inilah rahasia sukses budidaya porang yang dilakukan oleh PT. Paidi Indo Porang. Jadi apakah kalian berminat untuk menekuni budidaya porang? Atau kalian ingin membantu permodalan budidaya porang ini?

Nah iGrow kali ini sedang membuka pembiayaan untuk budidaya umbi porang batch 2. Jadi langsung saja klik link ini untuk melihat proyek pembiayaan umbi porang batch 2.  

(Visited 194 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *