Tiga Revolusi

Hasil diskusi dengan para ahli di Geneva dalam rangkaian forum World Summit on Information Society (WSIS) – United Nation, saya sepakat dalam satu hal dengan mereka, yaitu bahwa dunia saat ini tengah memasuki Revolusi Pertanian Jilid 3 – Agriculture Revolution 3.0. Yang saya tidak sepakat adalah jilid 1 dan jilid 2 –nya. Ketidak sepakatan ini penting, karena menyangkut values atau nilai-nilai yang diperjuangkan dalam setiap revolusi. Ada yang cocok untuk kita dan ada yang tidak, dan di setiap revolusi – upaya maksimal kita akan menentukan siapa pemenangnya.

  (more…)

Read More

IoT Goes To Farm

Ketika teknologi pertanian di dunia mulai berkembang pesat di abad lalu, mayoritas petani kita tidak ikut menikmatinya. Traktor-traktor besar, mesin penanam (planter), mesin pemanen (harvester) rata-rata terlalu besar dan terlalu mahal untuk lahan mereka. Ketika manusia saling berkomunikasi dengan teknologi informasi yang disebut internet, banyak petani yang mulai ikut bisa memanfaatkannya karena internet adalah murah, mudah digunakan dan untuk siapa saja. Ketika benda-benda akan dapat ‘saling bicara’ satu sama lain – yang disebut Internet of Things, petani harus menggunakannya. Mengapa harus ?

  (more…)

Read More

Revitalisasi Pohon Kehidupan

Hampir di setiap peradaban manusia mengenal Pohon Kehidupan atau Tree of Life  dalam versinya masing-masing. Tetapi yang saya maksud Pohon Kehidupan dalam tulisan ini adalah dalam arti harfiah,  pohon yang begitu banyak perannya dalam kehidupan dan peradaban bangsa ini yaitu pohon kelapa. Hanya saja pada generasi kita, karena ignorance kita – pohon ini nyaris punah. Kita menikmatinya secara take it for granted dari kakek-nenek kita yang menanamnya, generasi ini nyaris tidak menanam pohon kelapa. Padahal sebagaimana dia layak menyandang nama Pohon Kehidupan, dia memiliki segudang potensi untuk digali.

  (more…)

Read More

Extreme Weather

Sudah lebih dari 16 bulan negeri ini tidak mengalami musim kering, April sampai September 2016 lalu yang seharusnya musim kemarau – tetap turun hujan sehingga disebut kemarau basah. Hari-hari ini kita memasuki pekan kedua bulan April – kita juga masih diguyur hujan di sana – sini. Hujan dapat menjadi berkah seperti melonjaknya panenan padi kita tahun lalu, juga bisa menjadi musibah dengan banyaknya tanah longsor dlsb. Tetapi extreme weather bukanlah hal baru, ribuan tahun lalu juga sudah terjadi. Ada cara untuk menyikapinya dan ada cara untuk mengatasinya.

  (more…)

Read More

Petani Di Geneva

Meskipun diundang ke Geneva untuk penghargaan champion di bidang e-agriculture oleh WSIS-nya PBB, saya ke Geneva bukan sebagai teknokrat apalagi birokrat. Saya diundang sebagai petani, maka kaca mata petani inilah yang saya bawakan selama saya disini. Saya milih tempat tinggal di daerah pertaniannya Geneva yang jaraknya hanya 2.5 km dari markas PBB, jalan kaki pun hanya 30 menit. Tetapi dari tempat seperti ini, perbaikan apa yang bisa kita perbuat ?

  (more…)

Read More

La Nina dan El Nino

Setahun terakhir negeri ini tidak mengalami musim kering karena kemaraunya-pun basah – tetap ada hujan di musim kemarau. Dampaknya lahan sawah yang biasanya ditanami padi satu atau dua kali setahun, tahun ini banyak yang bisa ditanami tiga kali. Karena musim hujan yang turun di musim kemarau – yang biasanya kering – juga membuat kita tidak perlu banyak direpotkan dengan kebakaran hutan yang meluas seperti tahun-tahun sebelumnya. Peristiwa semacam ini bisa dijelaskan secara ilmiah melalui fenomena La Nina dan El Nino, tetapi juga bisa menjadi tadabur terhadap ayat-ayatNya utuk mengantisipasi what next-nya!

  (more…)

Read More

Solusi Dari Petani

Waktunya tinggal 13 tahun lagi dari yang ditargetkan Uni Eropa untuk ekonomi mereka berubah dari fossil-based economy menjadi bioeconomy yang lebih sustainable, Mereka bahkan sudah memiliki blue print yang sangat jelas tentang The European Bioeconomy 2030. Meskipun belum sedetil Uni Eropa dalam merumuskannya, negara-negara lain pasti juga akan mengikutinya. Bahkan salah satu negeri yang berpeluang sangat baik di era bioeconomy adalah Indonesia, dan ini berarti juga peluang besar bagi para petani untuk mengambil perannya yang lebih significant dalam ekonomi negeri ini kedepan.

  (more…)

Read More

Grainomy

Definisi Economy menurut Oxford Learners Dictionary adalah hubungan antara produksi , perdagangan dan supply uang di suatu wilayah. Sedangkan uang yang kita pakai sekarang adalah uang yang bisa mengusir pemiliknya! Maka untuk mencapai keadilan ekonomi dibutuhkan uang yang adil – bukan hanya nilainya yang tidak bisa digerus melalui inflasi dan devaluasi – juga akses modal terhadap uang tersebut harus sama bagi semua orang. Selain Dinar dan Dirham yang sudah diperkenalkan dalam satu dasawarsa terakhir, dalam Islam alat tukar itu juga bisa berupa biji-bijian – oleh karenanya ekonomi yang digerakkannya saya sebut Grainomy – ekonomi berbasis biji-bijian!

(more…)

Read More

Biji Untuk Bumi Yang Mati

Bila kita mengira bahwa swasembada pangan itu telah atau akan segera tercapai tanpa kerja keras, mungkin kita akan kecewa. Sebagian besar masyarakat yang sudah makan kenyang-pun ternyata rata-rata kwalitasnya jauh lebih rendah dari rata-rata dunia. Dalam konsumsi daging merah misalnya (sapi dan domba/kambing), tahun 2016 lalu menurut OECD-FAO rata-rata kita hanya mengkonsumi 2.6 kg/tahun per kapita – sementara rata-rata dunia untuk konsumsi daging yang sama adalah 8.2 kg/tahun per kapita. Bagaimana kita bisa mengejar ketinggalan ini ?

  (more…)

Read More

Amazing Grains

Di antara tanaman-tanaman yang banyak sekali disebut di Al-Qur’an adalah tanaman penghasil biji-bijian. Karena pentingnya biji-bijian ini dalam unsur makanan kita – dia ada di setiap peradaban manusia di seluruh penjuru dunia. Ada yang tumbuh di negeri tropis yang banyak hujannya seperti padi, ada yang tumbuh di daerah kering dan empat musim seperti gandum. Ada pula biji-bijian yang tumbuh baik di negeri empat musim maupun tropis sekaligus, diantaranya adalah jagung dan sorghum. Ketahanan pangan kita sangat berkorelasi langsung dengan penguasaan biji-bijian ini.

  (more…)

Read More