Urban 2030

Dalam resolusi PBB no A/RES/66/288 yang terkenal dengan resolusi The Future We Want,  tahun 2030 seharusnya menjadi tahun dimana tidak lagi ada kelaparan di dunia – Zero Hunger. Tetapi bila resolusi tersebut tidak ditindak lanjuti dengan langkah konkrit dalam menyelesaikan berbagai masalah yang imminent, maka bukannya tidak ada kelaparan tahun tersebut – malah sebaliknya kelaparan bisa merajalela. Saat itu orang yang memiliki uang-pun bisa jadi akan antri makanan 5-6 jam seperti yang terjadi di Venezuela tahun ini. Kita bisa mencegahnya asal mau!

  (more…)

Read More

Peradaban Tambora

Ketika gunung Tambora meletus 10 April 1815 dentumannya yang sangat dasyat terdengar sampai pulau Sumatra, peradaban di dua kerajaan langsung lenyap seketika yaitu Kerajaan Tambora dan Kerajaan Pekat. Aerosol sulfat yang dihembuskan oleh letusan gunung tersebut menyebar sampai Eropa, sehingga tercatat sekali-kalinya dalam sejarah – Eropa tidak mengalami musim panas sampai setahun sesudah letusan tersebut, dan suhu permukaan bumipun turun setengah derajat Celcius karenanya. Kini dua abad berlalu, peradaban baru tengah terbentuk di daerah tersebut – dan kita tidak hanya bisa jadi penonton, kita bisa menjadi pelakunya !

(more…)

Read More

Gambara

Bagian dari rencana aksi iGrow.Asia ekspansi ke Afrika, hari-hari ini kami menerima kunjungan professional dan pengusaha muda dari Kenya. Selama proses study banding mereka ke kebun-kebun kami, tidak henti-hentinya mereka mengagumi kesuburan negeri ini yang menampakkan kehijaunnya dari ujung ke ujung. Namun ketika mereka tahu bahwa negeri ini masih mengimpor begitu banyak bahan pangan, serta merta mereka berucap gambara! Menarik sekali belajar dari mereka apa yang mereka maksudkan dengan istilah ini.

  (more…)

Read More

Pulau Kelapa Yang Kembali Merayu

Kita tentu merindukan indah dan makmurnya negeri ini seperti diungkapkan Ismail Marzuki dalam salah satu lirik lagu wajib nasional kita : “ Tanah airku aman dan makmur, pulau kelapa yang amat subur, pulau melati pujaan bangsa, sejak dulu kala….”. Negeri ini banyak menyandang nama, diantaranya negeri rayuan pulau kelapa, negeri nyiur melambai dlsb. Tetapi anehnya kekuatan yang tersyirat dalam lagu dan nama tersebut seolah terlupakan, potensi yang tidak dimiliki oleh negeri lain, yaitu potensi tanaman kelapa itu sendiri. 

Kita lebih memilih minyak dari kelapa sawit yang asli tanamannya dibawa Belanda dari Afrika Barat, bukan minyak yang jauh lebih sehat yang asli tanamannya ada di negeri ini.

  (more…)

Read More

Food 4 Nation

Mengharapkan burung terbang tinggi tetapi punai di tangan dilepaskan – itulah peribahasa yang pas bagi sumber pertumbuhan ekonomi negeri ini. Kita ikut-ikutan mengejar sektor pertumbuhan ekonomi dari sektor industri dan jasa – sebagaimana dilakukan di negeri-negeri yang maju – tetapi sektor pertanian kita justru menjadi bancakan negeri-negeri lain. Negeri subur dengan penduduk yang mendekati 260 juta ini sesungguhnya memiliki sumber internal untuk pertumbuhan ekonomi yang luar biasa besar – yaitu pemenuhan kebutuhan rakyatnya sendiri, khususnya di bidang pangan.

  (more…)

Read More