Petani Di Geneva

Meskipun diundang ke Geneva untuk penghargaan champion di bidang e-agriculture oleh WSIS-nya PBB, saya ke Geneva bukan sebagai teknokrat apalagi birokrat. Saya diundang sebagai petani, maka kaca mata petani inilah yang saya bawakan selama saya disini. Saya milih tempat tinggal di daerah pertaniannya Geneva yang jaraknya hanya 2.5 km dari markas PBB, jalan kaki pun hanya 30 menit. Tetapi dari tempat seperti ini, perbaikan apa yang bisa kita perbuat ?

  (more…)

Read More

La Nina dan El Nino

Setahun terakhir negeri ini tidak mengalami musim kering karena kemaraunya-pun basah – tetap ada hujan di musim kemarau. Dampaknya lahan sawah yang biasanya ditanami padi satu atau dua kali setahun, tahun ini banyak yang bisa ditanami tiga kali. Karena musim hujan yang turun di musim kemarau – yang biasanya kering – juga membuat kita tidak perlu banyak direpotkan dengan kebakaran hutan yang meluas seperti tahun-tahun sebelumnya. Peristiwa semacam ini bisa dijelaskan secara ilmiah melalui fenomena La Nina dan El Nino, tetapi juga bisa menjadi tadabur terhadap ayat-ayatNya utuk mengantisipasi what next-nya!

  (more…)

Read More

Solusi Dari Petani

Waktunya tinggal 13 tahun lagi dari yang ditargetkan Uni Eropa untuk ekonomi mereka berubah dari fossil-based economy menjadi bioeconomy yang lebih sustainable, Mereka bahkan sudah memiliki blue print yang sangat jelas tentang The European Bioeconomy 2030. Meskipun belum sedetil Uni Eropa dalam merumuskannya, negara-negara lain pasti juga akan mengikutinya. Bahkan salah satu negeri yang berpeluang sangat baik di era bioeconomy adalah Indonesia, dan ini berarti juga peluang besar bagi para petani untuk mengambil perannya yang lebih significant dalam ekonomi negeri ini kedepan.

  (more…)

Read More

Grainomy

Definisi Economy menurut Oxford Learners Dictionary adalah hubungan antara produksi , perdagangan dan supply uang di suatu wilayah. Sedangkan uang yang kita pakai sekarang adalah uang yang bisa mengusir pemiliknya! Maka untuk mencapai keadilan ekonomi dibutuhkan uang yang adil – bukan hanya nilainya yang tidak bisa digerus melalui inflasi dan devaluasi – juga akses modal terhadap uang tersebut harus sama bagi semua orang. Selain Dinar dan Dirham yang sudah diperkenalkan dalam satu dasawarsa terakhir, dalam Islam alat tukar itu juga bisa berupa biji-bijian – oleh karenanya ekonomi yang digerakkannya saya sebut Grainomy – ekonomi berbasis biji-bijian!

(more…)

Read More

Biji Untuk Bumi Yang Mati

Bila kita mengira bahwa swasembada pangan itu telah atau akan segera tercapai tanpa kerja keras, mungkin kita akan kecewa. Sebagian besar masyarakat yang sudah makan kenyang-pun ternyata rata-rata kwalitasnya jauh lebih rendah dari rata-rata dunia. Dalam konsumsi daging merah misalnya (sapi dan domba/kambing), tahun 2016 lalu menurut OECD-FAO rata-rata kita hanya mengkonsumi 2.6 kg/tahun per kapita – sementara rata-rata dunia untuk konsumsi daging yang sama adalah 8.2 kg/tahun per kapita. Bagaimana kita bisa mengejar ketinggalan ini ?

  (more…)

Read More