SALTBIC : Salt Basic Industries

Bila Saudi Arabia memiliki SABIC (Saudia Arabia Basic Industries Corporation) yang memproduksi segala macam chemicals, polymers dan fertilizers untuk kebutuhan pasar export, itu karena mereka punya bahan bakunya yang melimpah – yaitu hasil samping ekstraksi minyak. Kita tidak memiliki minyak sebanyak mereka, tetapi kita memiliki sumber bahan baku  yang tidak kalah menariknya – yaitu garam laut. Garam ini sesungguhnya juga bisa menjadi bahan baku untuk industri dasar yang tiada habis-habisnya.

  (more…)

Read More

Food 2.0

Hampir tiga tahun lalu saya menulis In Search of New Food yang antara lain mengidentifikasi sukun (bread fruit) dan kelor (moringa) sebagai alternative bahan pangan kedepan. Bread fruit akhirnya bener-bener kita tanam dalam skala komersial sebagai bagian dari program iGrow My Own Food. Namun penanaman bahan-bahan pangan baru ini umumnya dilakukan oleh petani dalam skala besar atau bahkan di negeri maju dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Bagaimana kalau masyarakat kebanyakan yang hidup di kota – urban people – kita libatkan dalam pencarian bahan pangan baru ini?

  (more…)

Read More

Congregation Economy

Bulan September dua puluh tahun lalu Google baru didaftarkan namanya, Facebook lahir sekitar lima tahun kemudian sedangkan Uber dan Airbnb baru menyusul lebih dari sepuluh tahun kemudian. Kita lihat sekarang, mereka memimpin peradaban teknologi dunia di bidangnya masing-masing – dan saling terkait satu sama lain. Apa yang menghubungkannya ? Selain permodalan, semuanya besar dengan platform teknologi yang sama – yaitu internet. Apa yang akan terjadi dalam dua puluh tahun mendatang ?

  (more…)

Read More

Tiga Revolusi

Hasil diskusi dengan para ahli di Geneva dalam rangkaian forum World Summit on Information Society (WSIS) – United Nation, saya sepakat dalam satu hal dengan mereka, yaitu bahwa dunia saat ini tengah memasuki Revolusi Pertanian Jilid 3 – Agriculture Revolution 3.0. Yang saya tidak sepakat adalah jilid 1 dan jilid 2 –nya. Ketidak sepakatan ini penting, karena menyangkut values atau nilai-nilai yang diperjuangkan dalam setiap revolusi. Ada yang cocok untuk kita dan ada yang tidak, dan di setiap revolusi – upaya maksimal kita akan menentukan siapa pemenangnya.

  (more…)

Read More

IoT Goes To Farm

Ketika teknologi pertanian di dunia mulai berkembang pesat di abad lalu, mayoritas petani kita tidak ikut menikmatinya. Traktor-traktor besar, mesin penanam (planter), mesin pemanen (harvester) rata-rata terlalu besar dan terlalu mahal untuk lahan mereka. Ketika manusia saling berkomunikasi dengan teknologi informasi yang disebut internet, banyak petani yang mulai ikut bisa memanfaatkannya karena internet adalah murah, mudah digunakan dan untuk siapa saja. Ketika benda-benda akan dapat ‘saling bicara’ satu sama lain – yang disebut Internet of Things, petani harus menggunakannya. Mengapa harus ?

  (more…)

Read More